Pada dasarnya, membuat tampilan hunian Anda agar lebih menarik ada beragam cara yang bisa dilakukan, namun salah satu caranya dapat mencoba dengan memasang pelapis lantai. Pelapis lantai umumnya bisa dipakai untuk memaksimalkan keindahan yang akan disampaikan oleh sang penghuni, dan biasanya akan diseragamkan dengan tema rumah yang diimpikan seperti minimalis, industrial, dan lain sebagainya. Nah jenis pelapis yang bisa Anda pilih sebagai dekorasi salah satunya adalah karpet tile.

Untuk jenis karpet ini memiliki fungsi yang sama dengan model karpet meteran, yang biasanya dapat digunakan untuk beragam ruangan seperti kamar hotel, rumah, bahkan apartemen sekalipun. Keunggulan karpet jenis tile adalah mempunyai beragam motif serta varian warna yang bisa menjadi pilihan Anda dalam mencocokan dengan dekorasi hunian. Namun secara umum, karpet ini berukuran 0,5 m x 0,5 m (50 cm x 50cm) dalam ukuran lembarannya. Jika Anda memilih karpet tile sebagai hiasan lantai rumah, ada beberapa kendala yang harus Anda pahami untuk menghindari kesalahan saat pemasangannya. Adapun di bawah ini masalah yang sering dihadapi ketika melakukan pemasangan karpet, jadi simak ulasannya sampai habis ya!

Kendala Yang Umum Dialami Saat Pemasangan Karpet Tile dan Solusinya.

Pemasangan jenis karpet ini memang mudah dan bisa dilakukan sendiri, namun ada beberapa hal yang musti Anda ketahui sebelum dan saat melakukan pemasangan untuk menghindari kesalahan yang akan datang setelahnya. Berikut apa saja kendala yang kerap ada ketika pemasangan dan bagaimana solusi menghadapinya:

1. Lem Tidak Menempel Sempurna

Masalah ini sering banget terjadi karena adanya ketidaktahuan tata cara pemasangannya. Biasanya lem tidak menempel karena ada beberapa faktor seperti permukaan yang tidak rata dan lantai lembab. Solusi dari adanya kendala ini, Anda harus memastikan terlebih dahulu lantai yang akan dipasang karpet. Bila ada lubang atau cekungan Anda bisa menambalnya terlebih dahulu. Kemudian pakailah lem khusus dan jika permukaannya dari beton maka perlu penambahan lapisan screed.

Hal lain yang musti dipastikan selain permukaannya adalah tingkat kelembapan. Anda perlu meyakinkan bahwa lokasi yang akan dipasang karpet kering dan bersih dari kotoran. Dan jangan mengepel lantai sebelum pemasangan, jika sudah terlanjur Anda dapat menunda perakitan sampai benar-benar kering.

2. Salah Ukuran dan Miring

Orang awam kerap kali mengalami kendala yang satu ini. Idealnya pemasangan karpet tile sebelumnya harus mengukur luas lokasi yang akan diaplikasikan. Jika sudah melakukan ukuran, Anda dapat menandai luas lahan tersebut dengan menggunakan tali agar saat ditempelkan tidak miring dan salah ukuran. Pastikan Anda memulainya dari tengah ya, bukan dari sebelah kanan atau kiri ruangan tersebut untuk menghindari kesalahan.

3. Salah Penempatan Karpet

Nah selain salah ukuran, terkadang ada hal yang sering dialami yakni salah penempatan. Sebelum salah penempatan maka Anda perlu memastikan ukuran dan menandainya dengan tali biar supaya pengaplikasian pelapis lantai ini dapat lebih tertata rapih dan tidak asal. Jika terlanjur salah yang memungkinkan Anda untuk melepaskannya, Anda bisa menggunakan detergen dan sikat yang lembut. Kemudian dalam pemasangannya kembali harus benar-benar kering terlebih dahulu.

Populernya karpet jenis ini didasari karena karpet tile murah, terjangkau, serta memiliki motif dan warna yang beragam yang tentunya dapat menjadi solusi tepat bagi dekorasi hunian. Nah itu dia tiga kendala yang kerap dialami saat pemasangan karpet. Semoga informasi di atas bermanfaat bagi Anda yang ingin memasang pelapis lantai sendiri ya.