Dalam sebuah rumah, dinding merupakan unsur terpenting dalam memberikan kenyamanan. Pasalnya, dinding akan menjaga keamanan serta privasi dari setiap penghuninya. Selain itu dinding juga dikadikan media untuk ruangan kedap suara, menahan panas dan dingin, serta sebagai media seni.

Tentunya kegunaan tersebut disesuaikan dengan jenis dinding yang dipakai, yakni dinding utama dan juga dinding partisi. Bahan pembuatnya pun juga berbeda, seperti batu bata, bahan beton, batu alam, dan juga gypsum. Bahan gypsum, digunakan untuk membuat dinding partisi.

Selain fungsinya sebagai penghalang, partisi memiliki fungsi sebagai seni dalam memperindah ruangan. Umumnya pemasangan dinding partisi memakai bahan papan gipsum. Pemillihan bahan tersebut, dikarenakan sifatnya yang fleksibel sehingga gampang dipindahkan. Dari segi biaya, penggunaan gipsum juga lebih murah dari bahan lain. Jika anda menggunakan jasa pasang partisi, biaya yang dikeluarkan juga tidak sebanyak pemasangan dinding permanen.

Sedangkan perbedaan pada penggunaannya, dinding pendukung merupakan struktur utama atas dinding bangunan. Rusaknya dinding akan membuat bangunan mnjadi rapuh dan rawan runtuh. Sebaliknya fungsi tersebut sangat berbeda dengan dinding partisi, yakni sebagai pemisah ruangan. Struktur bangunan juga tidak terlalu tertopang oleh dinding.

Proses Pemasangan Partisi Gypsum untuk Dinding

Proses Memasang Partisi Gypsum

Jika tidak ingin menggunakan jasa pasang partisi, pemasangan gipsum bisa anda lakukan sendiri dengan persiapan yang cukup. Seperti mempersiapkan alat dan bahan, serta desain pemasangan.

1. Mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan, yaitu papan gypsum, sekrup gypsum, bahan yang digunakan untuk rangka, seperti kayu, metal furing, serta besi hollow, angkur, baut, amplas, kompon perekat, dan steger. Selain itu juga diperlukan alat lain seperti materan, inting unting, waterpass, gerinda, gergaji, bor, scrape, serta bahan untuk finishing.

2. Langkah pertama yang bisa anda kerjakan yakni menghindarkan segala jenis perabot dan barang pada lokasi yang akan dipasang.

3. Selanjutnya lakukan pengukuran untuk tinggi dan juga lebar ruangan yang akan dilakukan pemasangan. Berikan tanda pembatas menggunakan titik titik pada dinding.

4. Setelah dilakukan pengukuran, potonglah rangka menyesuaikan hasil pengukuran pada dinding.

5. Tahap selanjutnya, mulai potonglah rangka sesuai jalur yang telah anda beri pembatas. Pastikan rangka sudah tepat dan memiliki posisi yang tegak lurus.

6. Lakukan pemasangan gipsum pada satu sisi rangka. Jangan lupa memakai sekrup gypsum untuk menguatkan pemasangan. Selain itu juga periksa kerataan permukaan menggunakan waterpass.

7. Lalu pasang kembali gipsum secara bergantian pada kedua sisi rangka. Dalam tahap ini, anda bisa menyisipkan pemasangan instalasi listrik serta kabel telepon. Adapun kebutuhan lain seperti bahan peredam suara jika dirasa membutuhkan ruang dengan kedap suara. Saat dilakukan pemasangan, jangan lupa mengikat kabel instalasi untuk merapikannya.

Baca juga: Ide Penataan Ruang Entertainment di Hotel

8. Selesai instalasi, anda bisa kembali memasang gipsum di sisi sebaliknya. Jadi kabel instalasi berada di dalam dan tertutup oleh pemasangan rangka.

9. Proses selanjutnya, anda harus menempelkan textile tape di sambungan gipsum. Jangan lupa gunakan kompon perekat untuk menempelkan kedua gipsum dan kepala sekrup gipsum.

10. Lakukan penghalusan bagian rekatan dengan amplas. Pastikan tidak ada serabut atau bekas penempel yang tampak.

11. Langkah terakhir yang bisa anda lakukan yakni tahap finishing. Proses tersebut bisa anda kerjakan dengan memakai cat atau bahan lain untuk memberi kesan sesuai keinginan anda.

Proses pemasangan di atas tidaklah sesulit yang anda bayangkan. Namun jika merasa sulit dan terlalu ribet, anda bisa menggunakan bantuan tenaga professional dibidangnya. Karena saat ini telah banyak yang menyediakan jasa pasang partisi gypsum.